Kebutuhan Nutrisi Kucing

Diperbarui: 15 Jan 2021


Kebutuhan Nutrisi Kucing

 

Modified 14 Jan 2021


Kucing merupakan karnivora sejati yang memiliki keunikan metabolisme dibandingkan dengan hewan lain. Berhubungan dengan nutrisi, kucing adalah mamalia karnivora yang banyak membutuhkan asupan nutrisi tambahan dari luar tubuhnya secara utuh. Mengingat bahwa dalam 20 minggu pertama bobotnya dapat mencapai 20x bobot lahir, ia sangat membutuhkan asupan nutrisi yang super tinggi.


Protein. Kucing memerlukan protein sebagai bahan energi utamanya. Kucing memerlukan asam amino seperti taurine dan arginine untuk kelangsungan metabolisme tubuhnya, namun ia tidak dapat memproduksinya sendiri. Pastikan cat food Anda mengandung nutrisi tersebut ya pawrents.


Asam Lemak. Jika Anda pernah mengetahui adanya omega 3 dan 6, ini merupakan bentuk dari asam lemak. Utamanya kucing memerlukan omega 6 atau asam arakidonat, namun tubuhnya tidak mampu memproduksi secara langsung. Asam lemak berfungsi memelihara sistem reproduksi, metabolisme, hormonal, fungsi perncernaan dan meelihara daya tahan tubuh.


Vitamin. Satu dari sekian vitamin yang diperlukan oleh kucing yaitu vitamin A yang berfungsi memelihara kesehatan mata, rambut, dan kulit. Kucing tidak mampu mengonversikan pro-Vitamin A menjadi Vitamin A secara langsung, sehingga ia mutlak memerlukan pakan yang kaya akan vitamin A utuh. Komposisi pakan Anjing lebih rendah kandungannya dibanding kucing, so, jangan mencoba-coba memberi pakan anjing ke kucing mu ya pawrents. Hal ini dapat berdampak kepada masalah pencernaan hingga masalah jantung.


Setiap kitten yang bertumbuh menjadi dewasa, kebutuhan proteinnya lebih tinggi dibandingkan ketika ia telah mencapai 1 tahun. Mengutip dari berbagai sumber, hampir sebagian besar jenis pakan kucing telah memenuhi kebutuhan protein untuk umur sapih hingga dewasa. Kebutuhan kadar protein tinggi kitten adalah kisaran 36-40%.


Pilihlah pakan khusus 'kitten' karena kandungan proteinnya sangat tinggi. Selain itu, kebutuhan kalsium, zat besi, zinc, magnesium dan vitamin D juga terkandung pada pakannya. Kitten memiliki lambung yang kecil sehingga jangan heran bila ia memiliki pola makan yang 'acak', makan sedikit beberapa kali dalam sehari. Pilihlah dry food karena pakan ini tetap segar dan lezat walau diletakkan di mangkuk sepanjang hari. Selain itu, pakan kering membantu membersihkan plak dan memelihara kesehatan geliginya.


Pada usia enam bulan, si kecil terlihat seperti kucing dewasa, namun ia masih akan terus tumbuh! Pada masa ini Anda boleh memberinya makan 2 kali sehari. Ketika dewasa, asupan protein harus diturunkan secara perlahan, karena kecepatan tumbuhnya sudah mulai menurun. Ia mungkin akan kehilangan selera makan ketika berumur 5-7 bulan karena gigi permanennya menggantikan gigi susu yang tanggal. Pergantian gigi ini tentunya menyebabkan nyeri saat makan. Pada usia 7 bulan, hampir seluruh gigi permanennya muncul.



Ketika ia dewasa, pastikan tubuhnya berada pada body condition score yang ideal. Ikuti saran takaran sajian pakan menurut kemasannya. Pada ras umum seperti himalayan, persian, dan anggora, jangan lebih dari bobot 5 kg karena berisiko memiliki masalah pipis.


Sekali ia beranjak senior, kurangi asupan kalori pada pakan karena aktivitasnya sangat-sangat menurun. Kebutuhan protein dan serat yang seimbang juga diperlukan dalam menunjang metabolismenya yang menurun. Konsultasikan setiap masalah yang muncul selama perjalanan menuju senior kepada dokter hewan Anda, karena bagi senior, pakan yang sesuai dapat menghindari masalah seperti penyakit sendi, jantung, dan masalah pencernaan.


 

Editor: Drh Mahardhiko Widodo

231 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua