Search Results
Search this site
67 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
Layanan (3)
- Ultrasonografi
Ultrasonografi (USG) adalah prosedur pengambilan gambar dari bagian tubuh tertentu. Ini dilakukan dengan memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi. Apa saja yang dapat diperiksa? 1. Pemeriksaan Abdomen dan Visceral 2. Pemeriksaan Reproduksi 3. Pemeriksaan Jantung dan Paru Sen - Sab: 10.00 - 20.00 Min: 10.00 - 17.00 Hol: 10.00 - 15.00
- Konsultasi Umum
Mencari nasihat profesional tentang kesehatan hewan peliharaan Anda? Jadwalkan Konsultasi Umum dengan dokter hewan ahli di Maxim Pet Care. Tim dokter hewan profesional kami akan memberikan nasihat dan bimbingan yang baik untuk menjaga hewan peliharaan Anda tetap sehat dan bahagia. Senin - Sabtu: 08.00 - 21.00 Minggu: 08.00 - 19.00 Libur: 08.00 - 17.00
- Dr Drh Setyo Widodo
Dokter internis atau dokter penyakit dalam bertugas untuk menangani pasien dengan gejala medis akut dan jangka panjang. Mereka punya keahlian khusus dalam penalaran diagnostik, mengelola ketidakpastian penyakit, menangani komorbiditas, dan mengenali kapan pendapat atau perawatan khusus diperlukan. Dr Drh Setyo Widodo adalah internis Maxim Pet Care, dengan 40 tahun pengalaman kerja Medis Khusus: 1. Penyakit Jantung 2. Hematologi dan Penyakit Tumor 3. Penyakit Ginjal dan Hipertensi 4. Penyakit Syaraf 5. Penyakit Geriatri 6. Penyakit Dalam 7. Pembedahan Major dan Minor
Vet Talks (42)
- Metronidazole: obat diare atau penyebab masalah baru?
Maxim Edu-Edukasi Kesehatan Hewan Peliharaan · 2025 Kami sebagai klinik hewan dan tenaga medis di Kota Bogor dan Cibubur andil memberikan edukasi terkini yang cukup populer. Antibiotik populer ini sering diresepkan untuk diare anjing dan kucing — padahal bukti ilmiah terbaru menunjukkan dampaknya terhadap keseimbangan mikrobioma usus jauh lebih serius dari yang diperkirakan. 42% Resep metronidazole tanpa justifikasi antibiotik yang valid (Ng et al., 2025) 83% Kucing kehilangan bakteri penting usus (P. hiranonis) setelah pengobatan (Martini, 2025) 4-6w Waktu pemulihan mikrobioma pada anjing setelah penghentian obat (Marshall-Jones, 2024) illustrasi obat metronidazole Temuan kritis (RCT 2024): Pada anjing dengan diare akut, pemberian synbiotic (probiotik+prebiotik) menghasilkan kesembuhan yang sama dengan metronidazole — tetapi jauh lebih aman bagi keseimbangan usus jangka panjang. Metronidazole tidak lebih unggul, namun lebih merusak. Apa yang terjadi di dalam usus? Bakteri anaerob komensal ikut terbunuh — metronidazole tidak bisa membedakan bakteri jahat dan bakteri usus yang bermanfaat Bakteri pengonversi asam empedu (P. hiranonis) berkurang drastis — asam empedu sekunder yang melindungi usus pun menurun Produksi SCFA (butirat, propionat) turun — dinding usus kehilangan nutrisi utamanya, permeabilitas meningkat Dysbiosis berlanjut 4-6 minggu pasca obat dihentikan — jauh melampaui durasi pengobatan itu sendiri Pada kucing: uremic toxin dalam darah ikut berubah — berpotensi mempengaruhi fungsi ginjal terutama pada kucing senior Kapan metronidazole tidak tepat digunakan? Diare akut biasa Tanpa demam, masih mau makan, tidak ada darah masif — mayoritas sembuh sendiri dalam 2-3 hari tanpa antibiotik Giardia pada kucing Seringkali tidak perlu diobati. Bila perlu, fenbendazole lebih aman dan dianjurkan pedoman ESCCAP 2025. Diare kronik tanpa diagnosis Antibiotik bukan first-line. Perlu evaluasi diet, endoskopi, dan histopatologi lebih dahulu Sebagai "obat diare" empiris Penggunaan rutin untuk diare apa pun tanpa indikasi spesifik adalah praktik yang sudah tidak sejalan dengan pedoman terkini Yang bisa dilakukan pemilik & klinisi Jangan minta atau meresepkan metronidazole untuk diare ringan. Coba manajemen diet + probiotik dulu selama 48-72 jam. Jika metronidazole memang diperlukan, mulai probiotik dari hari pertama — bukan setelah selesai. Bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium terbukti tahan terhadap metronidazole dan berperan dalam pemulihan. Tambahkan serat fermentable (beet pulp, psyllium, inulin) selama dan setelah pengobatan untuk mendukung produksi SCFA dan kesehatan lapisan usus. Rencanakan pemulihan aktif 4-6 minggu dengan diet GI, probiotik, dan follow-up klinis. Dysbiosis tidak hilang begitu obat dihentikan. Author: Drh SJ Mahardhiko Widodo Sumber: Ng et al. JSAP 2025 · Martini et al. Pets/MDPI 2025 · Marshall-Jones et al. Sci Rep 2024 · Holz et al. Antibiotics/MDPI 2024 · Zielesny et al. Pets/MDPI 2025 · BSAVA/SAMSoc 2024 · ESCCAP 2025
- Keunggulan Layanan USG Abdomen untuk Diagnostik Abdomen Hewan
Sebagai Pelayanan Kesehatan Hewan, Kami selalu ingin memberikan yang terbaik untuk kesehatan Pasien. Salah satu hal yang sangat membantu dalam menjaga kesehatan mereka adalah pemeriksaan diagnostik yang tepat. Salah satu metode yang semakin populer dan sangat berguna adalah USG abdomen. Dengan teknologi ini, kita bisa melihat kondisi organ dalam hewan peliharaan tanpa harus melakukan tindakan invasif. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang keunggulan layanan USG abdomen untuk hewan peliharaan! Apa Itu Diagnostik Abdomen Hewan dan Mengapa Penting? Diagnostik abdomen hewan adalah proses pemeriksaan organ-organ dalam perut hewan, seperti hati, ginjal, kandung kemih, limpa, dan usus. Pemeriksaan ini sangat penting untuk mendeteksi berbagai masalah kesehatan yang mungkin tidak terlihat dari luar, seperti tumor, batu ginjal, infeksi, atau gangguan pencernaan. Bayangkan saja, seperti kita manusia yang pergi ke dokter untuk cek kesehatan dengan alat canggih, hewan peliharaan juga butuh pemeriksaan serupa agar dokter hewan bisa memberikan penanganan yang tepat. Dengan diagnostik abdomen hewan, kita bisa mengetahui kondisi hewan secara lebih detail dan akurat. Pemeriksaan USG abdomen pada hewan peliharaan di klinik hewan Keunggulan Layanan USG Abdomen untuk Hewan Peliharaan USG abdomen adalah salah satu metode diagnostik yang paling aman dan efektif. Berikut beberapa keunggulan yang saya temukan saat menggunakan layanan ini untuk hewan peliharaan: Non-invasif dan Nyaman USG menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar organ dalam. Tidak ada jarum atau sayatan, jadi hewan peliharaan tidak merasa sakit atau stres berlebihan selama pemeriksaan. Hasil Cepat dan Akurat Dalam waktu singkat, dokter hewan bisa melihat kondisi organ dalam secara real-time. Ini sangat membantu untuk diagnosis cepat dan penanganan segera. Deteksi Masalah Sejak Dini Dengan USG, kita bisa mendeteksi masalah kesehatan sebelum gejala terlihat jelas. Misalnya, tumor kecil atau batu ginjal yang belum menimbulkan rasa sakit. Memantau Perkembangan Penyakit USG juga berguna untuk memantau kondisi hewan selama pengobatan. Dokter bisa melihat apakah terapi yang diberikan efektif atau perlu penyesuaian. Tidak Memerlukan Anestesi Biasanya, pemeriksaan USG tidak memerlukan anestesi, sehingga risiko bagi hewan peliharaan lebih kecil dibandingkan prosedur lain yang lebih invasif. Cocok untuk Berbagai Jenis Hewan Baik anjing, kucing, maupun hewan kecil lainnya bisa menjalani USG abdomen dengan mudah. Dengan semua keunggulan ini, saya merasa lebih tenang karena bisa memberikan perawatan terbaik untuk hewan kesayangan saya. Berapa Biaya yang Dikenakan Dokter Hewan untuk Pemeriksaan USG? Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah soal biaya pemeriksaan USG abdomen. Biaya ini bisa bervariasi tergantung klinik dan lokasi, tapi biasanya cukup terjangkau mengingat manfaat besar yang didapat. Di beberapa klinik di Bogor dan Cibubur, biaya USG abdomen untuk hewan peliharaan berkisar antara Rp200.000 hingga Rp500.000. Harga ini sudah termasuk konsultasi dan hasil pemeriksaan yang lengkap. Jika diperlukan pemeriksaan tambahan atau tindakan lanjutan, tentu akan ada biaya tambahan. Kami sarankan untuk selalu menanyakan detail biaya sebelum pemeriksaan agar tidak ada kejutan. Ingat, investasi untuk kesehatan hewan peliharaan adalah hal yang sangat berharga. Dokter hewan melakukan pemeriksaan USG pada perut anjing Tips Memilih Layanan USG Abdomen Hewan yang Tepat Memilih layanan USG abdomen hewan yang tepat sangat penting agar hasil pemeriksaan akurat dan hewan peliharaan merasa nyaman. Berikut beberapa tips yang saya gunakan saat memilih klinik: Dokter Hewan Berpengalaman Pengalaman dokter sangat berpengaruh pada interpretasi hasil USG. Pilih klinik dengan dokter yang ahli di bidang diagnostik hewan. Pelayanan Ramah dan Profesional Klinik yang ramah akan membuat hewan peliharaan lebih tenang selama pemeriksaan. Lokasi yang Mudah Dijangkau Pilih klinik yang dekat dengan rumah agar mudah diakses saat darurat. Review dan Rekomendasi Membaca ulasan dari pemilik hewan lain bisa membantu menentukan pilihan terbaik. Bagaimana Prosedur Pemeriksaan USG Abdomen pada Hewan Peliharaan? Prosedur USG abdomen pada hewan peliharaan cukup sederhana dan tidak menyakitkan. Berikut langkah-langkah yang biasanya dilakukan: Persiapan Hewan Hewan biasanya diminta untuk puasa beberapa jam sebelum pemeriksaan agar perut tidak penuh dan hasil USG lebih jelas. Posisi Hewan Hewan akan ditempatkan dalam posisi yang nyaman, biasanya berbaring telentang atau miring. Pengolesan Gel Dokter hewan akan mengoleskan gel khusus pada area perut untuk membantu gelombang suara merambat dengan baik. Pemindaian dengan Transduser Alat transduser digerakkan di atas perut untuk menangkap gambar organ dalam. Analisis dan Diskusi Hasil Setelah pemeriksaan, dokter akan menjelaskan hasil dan memberikan rekomendasi perawatan jika diperlukan. Proses ini biasanya hanya memakan waktu 15-30 menit dan hewan peliharaan bisa langsung pulang setelahnya. Mengapa USG Abdomen Penting untuk Kesehatan Jangka Panjang Hewan Peliharaan? Kami percaya bahwa pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Dengan rutin melakukan pemeriksaan USG abdomen, kita bisa: Mendeteksi Penyakit Lebih Awal Seperti kanker, infeksi, atau gangguan organ yang belum menunjukkan gejala. Memantau Kondisi Kronis Jika hewan memiliki penyakit seperti diabetes atau gangguan ginjal, USG membantu memantau perkembangan penyakit. Meningkatkan Kualitas Hidup Hewan Dengan penanganan tepat waktu, hewan peliharaan bisa hidup lebih sehat dan bahagia. Mengurangi Biaya Pengobatan Deteksi dini biasanya membuat pengobatan lebih mudah dan murah. Jadi, jangan ragu untuk memanfaatkan layanan USG abdomen sebagai bagian dari perawatan rutin hewan peliharaan. Kami berharap informasi ini membantu kamu memahami betapa penting dan bermanfaatnya layanan USG abdomen untuk hewan peliharaan. Dengan teknologi ini, kita bisa memberikan perawatan yang lebih baik dan memastikan teman berbulu kita selalu sehat dan ceria. Jangan lupa, kesehatan hewan peliharaan adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga! Author: Drh SJ Mahardhiko Widodo
- Prolaps Anus pada Hewan Peliharaan: Pentingnya Penanganan Segera
Feb 2026 Ketika membahas kesehatan hewan peliharaan, ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Salah satu kondisi yang sering kali kurang disadari tapi sangat penting untuk ditangani dengan cepat adalah prolaps anus, sebuah kondisi dimana ada bagian dari usus dan anus keluar. Sekarang, saya akan berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang mengapa penanganan cepat pada kasus prolaps anus sangat krusial. Apa Itu Prolaps Anus pada Hewan Peliharaan? Prolaps anus adalah kondisi di mana bagian dari rektum atau anus hewan keluar dari tempatnya dan terlihat di luar tubuh. Ini bukan hanya masalah estetika, tetapi bisa menjadi kondisi yang sangat menyakitkan dan berbahaya jika tidak segera ditangani. Bayangkan seperti sebuah ban dalam sepeda yang tiba-tiba keluar dari velg dan menggantung di luar. Jika dibiarkan, ban itu bisa rusak parah. Hal yang sama berlaku untuk prolaps anus; jika tidak cepat ditangani, jaringan yang keluar bisa mengalami iritasi, infeksi, bahkan nekrosis (kematian jaringan). Mengapa Penanganan Cepat Sangat Penting? Penanganan cepat pada kasus prolaps anus sangat penting karena beberapa alasan berikut: Mencegah kerusakan jaringan lebih lanjut Jaringan yang keluar dari anus sangat rentan terhadap gesekan dan infeksi. Semakin lama dibiarkan, semakin besar risiko kerusakan permanen. Mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan Hewan peliharaan akan merasa sangat tidak nyaman dan sakit. Penanganan cepat membantu mengurangi penderitaan mereka. Menghindari komplikasi serius Jika tidak ditangani, prolaps bisa menyebabkan perdarahan hebat, infeksi berat, dan bahkan kematian jaringan. Mempercepat proses penyembuhan Semakin cepat ditangani, semakin cepat hewan peliharaan bisa pulih dan kembali aktif seperti biasa. Sebagai pemilik hewan, kita harus selalu mengingatkan diri sendiri dan teman-teman untuk tidak menunda membawa hewan ke dokter hewan jika melihat gejala prolaps anus. Prolaps Anus, source: AWS Academy 2025 Tanda-Tanda Prolaps Anus yang Harus Diwaspadai Mengenali tanda-tanda prolaps anus sejak dini sangat membantu dalam penanganan cepat. Berikut beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan: Ada benjolan merah atau pink di sekitar anus Benjolan ini biasanya lembap dan bisa terlihat seperti jaringan yang keluar. Hewan sering menjilati atau menggigit area anus Ini tanda hewan merasa tidak nyaman atau sakit. Kesulitan buang air besar atau sering mengejan Prolaps sering terjadi karena tekanan berlebih saat buang air besar. Perdarahan dari anus Jika ada darah, segera bawa ke dokter hewan. Perubahan perilaku seperti lesu atau tidak nafsu makan Ini bisa menandakan rasa sakit yang cukup parah. Langkah-Langkah Penanganan Prolaps Anus Jika kamu menemukan tanda-tanda prolaps anus pada hewan peliharaan, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan: Segera bawa ke dokter hewan Jangan menunda. Penanganan dokter profesional sangat penting. Jaga kebersihan area yang terkena Bersihkan dengan air hangat dan kain bersih untuk mengurangi risiko infeksi. Hindari memaksa memasukkan kembali jaringan Ini bisa menyebabkan luka lebih parah jika tidak dilakukan dengan benar. Ikuti anjuran dokter hewan Dokter mungkin akan memberikan obat anti-inflamasi, antibiotik, atau tindakan operasi jika diperlukan. Operasi ini contohnya adalah pemasangan Purse-String, jahitan pada anus. Atau jika berulang, operasi colopexy/retropexy adalah opsi terbaik. Pantau kondisi hewan secara rutin Pastikan tidak ada tanda-tanda memburuk setelah penanganan. Sebagai pemilik hewan, saya selalu menyarankan untuk tidak mencoba mengobati sendiri tanpa konsultasi karena bisa memperparah kondisi. Cara Mencegah Prolaps Anus pada Hewan Peliharaan Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa tips yang bisa membantu mencegah prolaps anus: Berikan makanan yang kaya serat Serat membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Pastikan hewan cukup minum air Dehidrasi bisa menyebabkan feses keras dan sulit dikeluarkan. Rutin ajak hewan berolahraga Aktivitas fisik membantu menjaga fungsi pencernaan. Periksa kesehatan secara rutin ke dokter hewan Deteksi dini masalah pencernaan atau penyakit lain yang bisa menyebabkan prolaps. Hindari stres berlebihan pada hewan Stres bisa mempengaruhi kesehatan pencernaan. Dengan langkah-langkah ini, kita bisa membantu hewan peliharaan tetap sehat dan terhindar dari masalah prolaps anus. Kami ingin menjadi Mitra Kesehatan Anabul mu! Sebagai pemilik hewan, kita harus merasa penting untuk selalu menjadi mitra terpercaya bagi hewan peliharaan kita. Ini berarti: Mengenali tanda-tanda masalah kesehatan sejak dini Membawa hewan ke dokter hewan secara rutin Memberikan perawatan terbaik sesuai anjuran profesional Mencari informasi yang akurat dan terpercaya Dengan cara ini, kita bisa memastikan hewan peliharaan kita mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat, terutama dalam kasus-kasus darurat seperti prolaps anus. Kesimpulan Semoga informasi ini membantu kamu lebih memahami pentingnya penanganan cepat pada kasus prolaps anus. Jangan ragu untuk segera bertindak jika melihat tanda-tanda yang mencurigakan. Jangan ragu datang ke dokter hewan kota manapun, Bogor, Cibubur, atau bahkan ke Maxim Pet Care, kesehatan hewan peliharaan adalah prioritas utama kita! Author: Drh Mahardhiko Widodo Referensi: AWS Academy 2025
Vet Brief (22)
- CarrierMaxim
Our Firm Peluang Karir Peluang Staff Kami membuka peluang bagi staff administrasi dan resepsionis. Di Maxim Pet Care, Anda dapat mengembangkan soft skill yang Anda miliki dan meningkatkan kemampuan sosial-komunikasi, sebagai Costumer Service terbaik. Kami sangat membutuhkan talenta baru seperti Anda Cari Tahu Peluang Fresh Graduate Vet-Med Bagi Anda yang baru saja lulus Dokter Hewan, kami memberikan kesempatan bergabung dengan kami, sebagai klinik yang berkembang, kami membutuhkan talenta baru seperti Anda Cari Tahu Peluang Fresh Graduate Paramedic Bagi Anda yang baru saja lulus sekolah vokasi Paramedik Veteriner, kami memberikan peluang bagi Anda yang ingin meningkatkan pengalaman kerja, soft skill, kesenangan dalam bekerja, dan mencitai Hewan lebih banyak, kami sangat membutuhkan talenta baru seperti Anda Cari Tahu Peluang Peluang Kennel Boy / Groomer Kami membuka peluang bagi Anda yang memiliki keberanian dengan Hewan, untuk bersahabat lebih erat dengan Hewan dan menyukai pekerjaan keseharian dengan Hewan. Cari Tahu Peluang
- Klinik Hewan Bogor – Fasilitas & Layanan | Maxim Pet Care
Fasilitas lengkap di klinik hewan bogor Maxim Pet Care, buat janji sekarang. Our Facilities & Services Diagnosis is our heart KONSULTASI Memiliki hewan peliharaan berarti Anda telah berkomitmen kuat untuk merawat dan memelihara makhluk hidup. Kami ada untuk membantu Anda berkonsultasi dengan konsultan yang tepat, yaitu dokter hewan. Konsultasikan kebutuhan akan pengetahuan dalam merawat dan menjaga kesehatan serta keseimbangan nutrisi Si Kecil. RAWAT INAP Kami menyediakan tempat dan kenyamanan bagi pasien Kami yang memerlukan perawatan dan penanganan intensif oleh dokter hewan, dan paramedik veteriner Kami membantu perawatan intensif. VAKSINASI Kami menyediakan pelayanan berbasis konsultasi khusus untuk vaksinasi hewan kesayangan Anda. Pastikan ia tervaksinasi agar terhindar dari agen infeksius yang merugikan dan mematikan. PEMBEDAHAN Kami menyediakan Fasilitas Pembedahan Minor, seperti sterilisasi jantan dan betina, dehisensi jaringan, dan herniasi. Selain itu, Fasilitas Khusus Pembedahan Mayor, seperti bedah ortopedi, bedah refraktif, enukleasi, hingga eksisi tumor. USG Pemeriksaan penunjang menggunakan pencitraan ultrasonografi, menunjang pemeriksaan organ dalam tubuh dalam melihat perubahan struktur organ dan kelainan pada organ dalam. Selain itu, pemeriksaan kebuntingan melalui USG dapat menunjukan estimasi kelahiran Si Kecil. MIKROSKOP Pemeriksaan penunjang menggunakan mikroskop, menunjang pemeriksaan mikroorganisme seperti bakterial, jamur, ektoparasit seperti kutu, pinjal, tungau, serta endoparasit seperti cacing dan protozoal. INTERPRETASI - INTERNIST Dokter spesialis penyakit dalam Kami, sebagai Senior Vet Consultant. Kami menyediakan jasa interpretasi hasil laboratoris hematologi, kimia darah, x-ray , urinalisis, dan physical examination organ dalam. PET SHOP Kami menyediakan kebutuhan si Kecil pada Pet Shop. Seluruh aktivitas diawasi langsung oleh Dokter Hewan, khususnya diet pakan. FARMASI Kami melibatkan farmasi dalam struktur organisasi klinik untuk menunjang kebutuhan farmasetikal, kemoterapi, herbal, dan test kit . GROOMING Kami menyediakan fasilitas grooming hewan. Seluruh aktivitas diawasi langsung oleh Dokter Hewan. Pemeriksaan fisik dan kelayakan mandi juga dipertimbangkan oleh Dokter Hewan.
- Top 6 Penyakit Liver pada Kucing
Penyakit liver terjadi karena adanya gangguan penurunan fungsi organ liver secara bertahap. Penyakit liver yang sering dijumpai pada kucing antara lain hepatitis (peradangan pada hati), hepatomegali (pembesaran organ hati), sirosis (kerusakan hati end-stage), hepatic lipidosis, kolangiohepatitis, portosystemic shunt, dan tumor hati primer. 21 Apr 2021 Top 6 Penyakit Liver Kucing Drh Sherly Noviaria Hati (liver) merupakan organ terbesar regio abdomen mamalia, dan organ aksesoris terbesar sistem saluran pencernaan. Liver berperan dalam menjaga kesehatan dan berperan penting mengatur metabolisme tubuh si Kecil. Apa saja 6 penyakit liver kucing? Penyakit liver terjadi karena adanya gangguan penurunan fungsi organ liver secara bertahap. Penyakit liver yang sering dijumpai pada kucing antara lain hepatitis (peradangan pada hati), hepatomegali (pembesaran organ hati), sirosis (kerusakan hati end-stage), hepatic lipidosis , kolangiohepatitis , portosystemic shunt , dan tumor hati primer. Hepatitis dibedakan menjadi dua yaitu akut dan kronis. Hepatitis akut disebabkan oleh iskemia yang berkepanjangan, paparan toksin, dan gangguan metabolisme. Hepatitis kronis sering muncul dengan peningkatan enzim liver, berkala, dan manifestasi klinis. Berbagai macam penyebabnya antara lain keracunan tembaga (copper storage disease ), obat-obatan yang dapat merusak hati (hepatotoksik ), infeksi bakteri dan parasit darah. Adapun beberapa kasus memiliki penyebab yang tidak diketahui (idiopathic chronic hepatitis ). Peradangan hebat pada organ liver dalam waktu yang lama cenderung berkembang menjadi jaringan parut (fibrosis ) dan pada akhirnya organ liver mengalami kerusakan parah (sirosis ). Hepatomegali secara medis merupakan pembesaran organ hati melebihi ukuran normalnya, dan dapat disebabkan oleh adanya peradangan, kelainan pada penyumbatan aliran vena hepatica dan vena porta , maupun obstruksi saluran empedu. Obstruksi saluran empedu secara kronis dapat memperburuk fungsi liver. Hepatic lipidosis terjadi akibat gangguan metabolisme lemak, sehingga menimbulkan penumpukan lemak pada sel hati. Hepatic lipidosis sering terlihat pada kucing obesitas yang tiba-tiba berhenti makan. Perubahan nafsu makan secara mendadak menyebabkan cadangan lemak tubuh terakumulasi, kemudian mengalami gangguan fungsi organ, pembengkakan dan kerusakan yang meluas pada liver. Kemampuan kucing mencerna pekan berlemak sangat tinggi. Namun, kemampuan liver memetabolisme cadangan lemak tubuh sangat terbatas. 90 persen , penyakit lipidosis adalah konsekuensi sekunder dari penyakit utama seperti obesitas, diabetes, kanker, hipotiroidismus, pankreatitis dan penyakit ginjal . Kolangiohepatitis yaitu peradangan pada saluran empedu dan liver. Kolangiohepatitis lebih sering terjadi pada kucing yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang naik dari saluran pencernaan secara ascendens. Perjalanan penyakit ini tidak memandang segala usia, berjalan secara kronis dan progresif. Gejala yang muncul terjadi saat sudah parah dengan perut yang berisi tumpukan cairan (ascites), jaundice dan kondisi yang lemah. Tumor hati primer jarang terjadi pada kucing. Sifatnya dibedakan jinak atau ganas, sehingga sangat diperlukan pengambilan sampel biopsi jaringan tumor. Gejala yang muncul dapat berupa gejala umum pada gangguan fungsi liver. Portosystemic shunt merupakan kondisi pembuluh darah abnormal yang seharusnya tidak ada ketika lahir, persistent dan berkembang. Kondisi ini memungkinkan aliran darah dari usus secara parsial tidak masuk ke liver, karena adanya pembuluh darah abnormal (shunt ), sehingga racun dapat mencapai langsung ke otak tanpa dimetabolisme dulu oleh liver. Kondisi tersebut menyebabkan perilaku abnormal. Gejala Klinis Gejala klinis dari penyakit liver seringkali tidak jelas dan tidak spesifik, tergantung dari penyebab dan tingkat keparahannya. Umumnya gejala yang tampak yaitu berat badan yang menurun , lemas , muntah , demam , ascites , jaundice yang tampak di gusi, lidah, kulit, dan mata Diagnosis Penyakit liver dideteksi dengan pemeriksaan lanjut oleh dokter hewan antara lain pemeriksaan fisik, pemeriksaan hematologi, kimia darah, USG, Radiologi X-Ray, dan/atau biopsi jaringan . Dari hasil yang diperoleh dapat membantu menilai tingkat keparahan, fungsi organ liver, maupun penyebab potensial penyakit liver. Pengobatan Pengobatan penyakit liver sangat tergantung pada penyebabnya, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan dahulu oleh dokter hewan. Perawatan khusus dan suportif dapat membantu dalam banyak kasus termasuk cairan infus pada kucing yang dehidrasi, dukungan nutrisi yang cukup, dan medikasi yang dapat membantu mendukung fungsi organ liver. Dalam kasus anorexia , pemerian nutrisi melalui stomach tube sangat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil, dan diperlukan selama satu bulan atau lebih. Konsultasikan dengan dokter hewan kesayanganmu, agar rencana kesehatan si Kecil dapat terjamin. Editor: Drh Miko Widodo . Sumber Pustaka: Molly AW, Allison AS. 2015. Acute liver failure in dogs and cats. J Vet Emergency and Critical Care . 25(4): 455–473. Vincent T. 2016. Acute Liver Injury and Failure. Vet Clin Small Anim . 2016: 1-14.









