top of page

Search Results

22 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Klinik Hewan | Bogor & Cibubur | Maxim Pet Care | Indonesia

    Hello Pawrents! Kini kami menghadirkan kemudahan untuk Anda mengakses beragam informasi seputar klinik dan hewan kesayangan. Dokter Hewan #MaximVet merupakan klinik hewan Bogor dan Cibubur andil dalam memenuhi kebutuhan si Kecil, merawatnya, dan memelihara hubungan baik Klien kami. Temukan kebutuhan Anda hanya di Maxim Pet Care. Make an Appointment Dr Drh Setyo Widodo Spesialis Penyakit Dalam 1 jam Rp 200.000 Rp 200.000 Minta Memesan Konsultasi Umum Dokter Umum 30 mnt 85.000 Rupiah Indonesia Rp 85.000 Info Lebih Lanjut Ultrasonografi Konsultasi USG Abdomen, Repoduksi dan Toraks 1 jam Rp 150.000 - 250.000 Rp 150.000 - 250.000 Pesan Sekarang Find Exact Diet Temukan Diet 15 % Vitamin-Mineral 32 %. Meat Protein 15% Karbohidrat 30%. Lemak Temukan Diet Education Updates AFAST : Interpretasi Klinis Drh Mahardhiko Widodo 9 Agu 2024 4 menit membaca AFAST dan TFAST Drh Mahardhiko Widodo 6 Agu 2024 2 menit membaca Musim kutuan, bikin Anabul anemia Maxim Vet 5 Agu 2024 2 menit membaca Manage and Treat: Alergi Pakan pada Hewan Maxim Vet 27 Des 2021 2 menit membaca Selengkapnya Vet Talks Feline Panleukopenia Virus BACA Ringworm pada Kucing BACA Client Review Gloria Clifford, ID "Pelayanan mediknya cepat tanggap, ngga pilih² pasien, komunikatif, tagihan ngga selangit kayak vet ditempat lain dgn pelayanan yg sama. Untuk biaya selalu dikomunikasikan. Dog food nya lengkap." Arisha Dewanti, ID "Terimakasih Maxim Pet Care sudah merawat 4 kucing saya Rani, Tori, Kia dan Bijin. Dokter dan staffnya selalu ramah, Alhamdulillah sakit apapun selalu sembuh kalau ke Maxim karna penanganannya cepat dan bagus." ILA NURKAMILA, ID "Pemeriksaan oleh dokternya teliti & gentle. Overall sangat puas dengan service Maxim & Marlin sekarang sudah sehat lagi. Terima kasih ya" About "Menjadi andil dalam memenuhi kebutuhan dan perlindungan, serta menjadi kerabat hangat si kecil" Maxim Pet Care. We're here! Locate Maxim Pet Care Bogor Konsultasi Maxim Pet Care CitraGran Pet Service Cibubur. Hello@maximpetcare.com WhatsApp 0851-0346-4086 Ruko Citywalk 2 Citragran, No 17, Cibubur Mon to Sat: 09.00 - 17.00 Sun: 09.00 - 16.00 Holiday: 09.00 - 15.00 What we do Contact Us! 01 VET CONSULT 02 PET EXAMINATION 03 PET SHOP 04 GROOMING Our Facilities Konsultasi VET CLINIC Contact Contact us! Join for daily promotion Subcribe Hello@maximpetcare.com WhatsApp 0851-01-813-813 Pandu Raya 173, Tegal Gundil, Bogor Utara. Jawa Barat ID 16152 Sun to Sat: 08.00 - 21.00 Sun: 08.00 - 19.00 Holiday: 08.00 - 17.00 About. Sejak 2009, klinik ini telah berdiri dan dikenal dengan nama Klinik Hewan Dr. Setyo Widodo Dkk. Kami andil dalam merawat hewan kesayangan anda, dan #MaximVet kami yang melindunginya Read More

  • Top 6 Penyakit Liver pada Kucing

    Penyakit liver terjadi karena adanya gangguan penurunan fungsi organ liver secara bertahap. Penyakit liver yang sering dijumpai pada kucing antara lain hepatitis (peradangan pada hati), hepatomegali (pembesaran organ hati), sirosis (kerusakan hati end-stage), hepatic lipidosis, kolangiohepatitis, portosystemic shunt, dan tumor hati primer. 21 Apr 2021 Top 6 Penyakit Liver Kucing Drh Sherly Noviaria Hati (liver) merupakan organ terbesar regio abdomen mamalia, dan organ aksesoris terbesar sistem saluran pencernaan. Liver berperan dalam menjaga kesehatan dan berperan penting mengatur metabolisme tubuh si Kecil. Apa saja 6 penyakit liver kucing? Penyakit liver terjadi karena adanya gangguan penurunan fungsi organ liver secara bertahap. Penyakit liver yang sering dijumpai pada kucing antara lain hepatitis (peradangan pada hati), hepatomegali (pembesaran organ hati), sirosis (kerusakan hati end-stage), hepatic lipidosis , kolangiohepatitis , portosystemic shunt , dan tumor hati primer. Hepatitis dibedakan menjadi dua yaitu akut dan kronis. Hepatitis akut disebabkan oleh iskemia yang berkepanjangan, paparan toksin, dan gangguan metabolisme. Hepatitis kronis sering muncul dengan peningkatan enzim liver, berkala, dan manifestasi klinis. Berbagai macam penyebabnya antara lain keracunan tembaga (copper storage disease ), obat-obatan yang dapat merusak hati (hepatotoksik ), infeksi bakteri dan parasit darah. Adapun beberapa kasus memiliki penyebab yang tidak diketahui (idiopathic chronic hepatitis ). Peradangan hebat pada organ liver dalam waktu yang lama cenderung berkembang menjadi jaringan parut (fibrosis ) dan pada akhirnya organ liver mengalami kerusakan parah (sirosis ). Hepatomegali secara medis merupakan pembesaran organ hati melebihi ukuran normalnya, dan dapat disebabkan oleh adanya peradangan, kelainan pada penyumbatan aliran vena hepatica dan vena porta , maupun obstruksi saluran empedu. Obstruksi saluran empedu secara kronis dapat memperburuk fungsi liver. Hepatic lipidosis terjadi akibat gangguan metabolisme lemak, sehingga menimbulkan penumpukan lemak pada sel hati. Hepatic lipidosis sering terlihat pada kucing obesitas yang tiba-tiba berhenti makan. Perubahan nafsu makan secara mendadak menyebabkan cadangan lemak tubuh terakumulasi, kemudian mengalami gangguan fungsi organ, pembengkakan dan kerusakan yang meluas pada liver. Kemampuan kucing mencerna pekan berlemak sangat tinggi. Namun, kemampuan liver memetabolisme cadangan lemak tubuh sangat terbatas. 90 persen , penyakit lipidosis adalah konsekuensi sekunder dari penyakit utama seperti obesitas, diabetes, kanker, hipotiroidismus, pankreatitis dan penyakit ginjal . Kolangiohepatitis yaitu peradangan pada saluran empedu dan liver. Kolangiohepatitis lebih sering terjadi pada kucing yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang naik dari saluran pencernaan secara ascendens. Perjalanan penyakit ini tidak memandang segala usia, berjalan secara kronis dan progresif. Gejala yang muncul terjadi saat sudah parah dengan perut yang berisi tumpukan cairan (ascites), jaundice dan kondisi yang lemah. Tumor hati primer jarang terjadi pada kucing. Sifatnya dibedakan jinak atau ganas, sehingga sangat diperlukan pengambilan sampel biopsi jaringan tumor. Gejala yang muncul dapat berupa gejala umum pada gangguan fungsi liver. Portosystemic shunt merupakan kondisi pembuluh darah abnormal yang seharusnya tidak ada ketika lahir, persistent dan berkembang. Kondisi ini memungkinkan aliran darah dari usus secara parsial tidak masuk ke liver, karena adanya pembuluh darah abnormal (shunt ), sehingga racun dapat mencapai langsung ke otak tanpa dimetabolisme dulu oleh liver. Kondisi tersebut menyebabkan perilaku abnormal. Gejala Klinis Gejala klinis dari penyakit liver seringkali tidak jelas dan tidak spesifik, tergantung dari penyebab dan tingkat keparahannya. Umumnya gejala yang tampak yaitu berat badan yang menurun , lemas , muntah , demam , ascites , jaundice yang tampak di gusi, lidah, kulit, dan mata Diagnosis Penyakit liver dideteksi dengan pemeriksaan lanjut oleh dokter hewan antara lain pemeriksaan fisik, pemeriksaan hematologi, kimia darah, USG, Radiologi X-Ray, dan/atau biopsi jaringan . Dari hasil yang diperoleh dapat membantu menilai tingkat keparahan, fungsi organ liver, maupun penyebab potensial penyakit liver. Pengobatan Pengobatan penyakit liver sangat tergantung pada penyebabnya, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan dahulu oleh dokter hewan. Perawatan khusus dan suportif dapat membantu dalam banyak kasus termasuk cairan infus pada kucing yang dehidrasi, dukungan nutrisi yang cukup, dan medikasi yang dapat membantu mendukung fungsi organ liver. Dalam kasus anorexia , pemerian nutrisi melalui stomach tube sangat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil, dan diperlukan selama satu bulan atau lebih. Konsultasikan dengan dokter hewan kesayanganmu, agar rencana kesehatan si Kecil dapat terjamin. Editor: Drh Miko Widodo . Sumber Pustaka: Molly AW, Allison AS. 2015. Acute liver failure in dogs and cats. J Vet Emergency and Critical Care . 25(4): 455–473. Vincent T. 2016. Acute Liver Injury and Failure. Vet Clin Small Anim . 2016: 1-14.

  • Peluang Kennel Boy / Groomer

    Kami membuka peluang bagi Anda yang memiliki keberanian dengan Hewan, untuk bersahabat lebih erat dengan Hewan dan menyukai pekerjaan keseharian dengan Hewan. MAXIM OUR FIRM Start Your Career Now! Lulusan fresh graduate ? Cari tahu informasi karir disini Peluang Kennel Boy / Groomer Mohon maaf, untuk saat ini lowongan Staff dan Administrasi sedang tidak ada. Namun Anda tetap dapat mengajukan lamaran melalui email Hello@maximpetcare.com , dengan menyertakan dokumen subjek "Lamaran Maxim Pet Care" Anda juga dapat melakukan pengisian form "We're Hiring" dibawah ini. Syarat dokumen yang perlu dilampirkan dapat diketahui dibawah ini. Cek peluang kerja disini: Peluang Kerja Lulusan fresh graduate ? Cek Karir atau We're Hiring Posisi Kirim Silahkan Cek Email Anda! Syarat Dokumen

  • Peluang Staff

    Kami membuka peluang bagi staff administrasi dan resepsionis. Di Maxim Pet Care, Anda dapat mengembangkan soft skill yang Anda miliki dan meningkatkan kemampuan sosial-komunikasi, sebagai Costumer Service terbaik. Kami sangat membutuhkan talenta baru seperti Anda Cek peluang kerja disini: Peluang Kerja Lulusan fresh graduate ? Cek Karir MAXIM OUR FIRM Start Your Career Now! Lulusan fresh graduate ? Cari tahu informasi karir disini MAXIM OUR FIRM Start Your Career Now! Lulusan fresh graduate ? Cari tahu informasi karir disini Peluang Staff Kami membuka peluang bagi staff administrasi dan resepsionis. Di Maxim Pet Care, Anda dapat mengembangkan soft skill yang Anda miliki dan meningkatkan kemampuan sosial-komunikasi, sebagai Costumer Service terbaik. Kami sangat membutuhkan talenta baru seperti Anda. Tentunya harus berpenampilan menarik, memiliki kecakapan yang baik dan keramahan. Selain itu, harus piawai dalam mengerjakan tugas – tugas yang terjadwal maupun tidak, dan siap ditempatkan di Bogor ataupun di Cibubur.

  • Peluang Staff

    Kami membuka peluang bagi staff administrasi dan resepsionis. Di Maxim Pet Care, Anda dapat mengembangkan soft skill yang Anda miliki dan meningkatkan kemampuan sosial-komunikasi, sebagai Costumer Service terbaik. Kami sangat membutuhkan talenta baru seperti Anda MAXIM OUR FIRM Start Your Career Now! Lulusan fresh graduate ? Cari tahu informasi karir disini Peluang Staff Kami membuka peluang bagi staff administrasi dan resepsionis. Di Maxim Pet Care, Anda dapat mengembangkan soft skill yang Anda miliki dan meningkatkan kemampuan sosial-komunikasi, sebagai Costumer Service terbaik. Kami sangat membutuhkan talenta baru seperti Anda. Tentunya harus berpenampilan menarik, memiliki kecakapan yang baik dan keramahan. Selain itu, harus piawai dalam mengerjakan tugas – tugas yang terjadwal maupun tidak, dan siap ditempatkan di Bogor ataupun di Cibubur. Cek peluang kerja disini: Peluang Kerja Lulusan fresh graduate ? Cek Karir atau We're Hiring Posisi Kirim Silahkan Cek Email Anda! Syarat Dokumen

  • Vet Talks Collection

    June 2020 Ringworm pada Kucing Drh Intan Maria Paramita Apa Itu Ringworm? Ringworm atau yang biasa kita sebut dengan “jamuran” sebenarnya memiliki nama asli yaitu dermatofitosis yang artinya infeksi dermatofita (kapang/jamur) pada tubuh hewan. Ada tiga jenis yang perlu diketahui yaitu Microsporum ssp., Trichopyton sp., dan Epidermophyton sp. Kapang yang paling banyak menginfeksi kucing berasal dari jenis Microsporum canis . Seperti jamur pada umumnya, kapang ini menghasilkan spora yang sangat kecil dan menjadi sumber penularan ke hewan lain. Jenis kapang Microsporum gypseum juga dapat menular dari kontak hewan dengan tanah (atau lingkungan sekitar), yang mengandung spora jamur tersebut. Jenis kapang lain yang dapat menginfeksi kucing adalah Trichopyton sp. Kapang jenis ini banyak ditemukan pada hewan-hewan eksotik. Pada beberapa kasus, penularan kapang ini terhadap kucing dilaporkan berasal dari pemeliharaan bersamaan kucing dengan kelinci, landak mini, dan hewan eksotik lainnya dalam satu rumah. Selain itu, jenis kapang Epidermophyton sp. dapat pula menginfeksi, namun kapang ini kebanyakan berasal dari manusia dan bersifat occasionally . Patogenesis Jamur akan merusak dan menginfeksi lapisan kulit terluar (lapis stratum corneum ) di satu titik dan terus meluas ke arah luar (sentrifugal ) menginfeksi kulit yang masih sehat. Kulit yang terinfeksi jamur akan mengering dan tepiannya berwarna merah, hingga membentuk cincin dan sering disebut ringworm . Bagian ini mengandung jamur yang sedang aktif menginfeksi lapisan kulit. Gejala Klinis Bentuk gejala klinis yang terlihat biasanya berbentuk kemerahan pada tepian luka, gatal, timbul kerak dan kebotakan berbentuk cincin. Hal ini terjadi karena sifat dari pertumbuhan jamur yang sentrifugal dari satu titik di tengah luka. Namun, tidak semua gejala dapat terlihat bersamaan pada seekor kucing. Kucing dapat mengalami kasus infeksi ringan, sedang, hingga parah. Pada kasus ringan, kucing mengalami kegatalan ringan dalam satu spot, yang semakin lama akan tumbuh kerak hingga kebotakan kecil berbentuk cincin. Pada kasus sedang, kebotakan akan bertambah menjadi beberapa spot dalam satu region tubuh, misalnya pada punggung, jari kaki, hingga area kepala. Kucing yang mengalami dermatofitosis parah biasanya terlihat kebotakan di sekujur tubuh. Diagnostik Teknik diagnosa dapat berupa pengamatan area yang diduga berjamur dibawah mikroskop, dengan menggunakan hairplucking method (teknik cabut rambut) atau tape test (teknik selotip). Pemeriksaan dilakukan untuk melihat ada tidaknya hifa suatu kapang di area terduga tersebut. Selain itu, cara yang paling mudah dilakukan adalah dengan menggunakan wood lamp atau lampu khusus untuk melihat pendaran di rambut yang sudah terinfeksi kapang, walaupun tidak spesifik. Rambut yang sudah terinfeksi kapang akan mudah patah dan terlihat berpendar (menyala) saat tersinari wood lamp . Treatment Kucing yang terdiagnosa mengalami ringworm akan disarankan untuk melakukan terapi seperti mandi dengan sampo khusus pengobatan jamur, pemberian salep anti jamur, atau obat sesuai dengan anjuran dokter. Pemberian obat ini tergantung dari derajat keparahan infeksi kapang tersebut, sehingga tiap individu akan mendapatkan cara pengobatan yang berbeda-beda. Oleh karena itu janganlah ragu, segera bawa hewan kesayanganmu ke dokter hewan jika menemukan gejala tersebut. Editor: Drh Miko Widodo

  • Our Technician | Maxim Pet Care

    Teknisi Veterinarian kami merupakan teknisi terlatih dalam handling hewan baik kucing maupun anjing. Title Our Tech Vet Team Team work is the greatest team Cepih Hermanto Groomer Teknisi Vet M Rio Saputra Groomer Teknisi Vet Ibnu Teknisi Vet Misrun Groomer Teknisi Vet Wildan Yusuf Teknisi Vet Rifki Teknisi Vet Ahmad Muthohirin Groomer Teknisi Vet Agis Teknisi Vet

  • Our Facilities | Maxim Pet Care | Indonesia

    Fasilitas yang kami sediakan menunjang kredibilitas dan kapabilitas Dokter Hewan, serta mendukung keilmuan mandiri setiap Dokter Hewan agar selalu optimal dalam menunjang diagnosis klinis pasien. Fasilitas kami tersedia di Klinik Hewan Bogor dan Klinik Hewan Cibubur Our Facilities & Services Diagnosis is our heart KONSULTASI Memiliki hewan peliharaan berarti Anda telah berkomitmen kuat untuk merawat dan memelihara makhluk hidup. Kami ada untuk membantu Anda berkonsultasi dengan konsultan yang tepat, yaitu dokter hewan. Konsultasikan kebutuhan akan pengetahuan dalam merawat dan menjaga kesehatan serta keseimbangan nutrisi Si Kecil. RAWAT INAP Kami menyediakan tempat dan kenyamanan bagi pasien Kami yang memerlukan perawatan dan penanganan intensif oleh dokter hewan, dan paramedik veteriner Kami membantu perawatan intensif. VAKSINASI Kami menyediakan pelayanan berbasis konsultasi khusus untuk vaksinasi hewan kesayangan Anda. Pastikan ia tervaksinasi agar terhindar dari agen infeksius yang merugikan dan mematikan. PEMBEDAHAN Kami menyediakan Fasilitas Pembedahan Minor, seperti sterilisasi jantan dan betina, dehisensi jaringan, dan herniasi. Selain itu, Fasilitas Khusus Pembedahan Mayor, seperti bedah ortopedi, bedah refraktif, enukleasi, hingga eksisi tumor. USG Pemeriksaan penunjang menggunakan pencitraan ultrasonografi, menunjang pemeriksaan organ dalam tubuh dalam melihat perubahan struktur organ dan kelainan pada organ dalam. Selain itu, pemeriksaan kebuntingan melalui USG dapat menunjukan estimasi kelahiran Si Kecil. MIKROSKOP Pemeriksaan penunjang menggunakan mikroskop, menunjang pemeriksaan mikroorganisme seperti bakterial, jamur, ektoparasit seperti kutu, pinjal, tungau, serta endoparasit seperti cacing dan protozoal. INTERPRETASI - INTERNIST Dokter spesialis penyakit dalam Kami, sebagai Senior Vet Consultant. Kami menyediakan jasa interpretasi hasil laboratoris hematologi, kimia darah, x-ray , urinalisis, dan physical examination organ dalam. PET SHOP Kami menyediakan kebutuhan si Kecil pada Pet Shop. Seluruh aktivitas diawasi langsung oleh Dokter Hewan, khususnya diet pakan. FARMASI Kami melibatkan farmasi dalam struktur organisasi klinik untuk menunjang kebutuhan farmasetikal, kemoterapi, herbal, dan test kit . GROOMING Kami menyediakan fasilitas grooming hewan. Seluruh aktivitas diawasi langsung oleh Dokter Hewan. Pemeriksaan fisik dan kelayakan mandi juga dipertimbangkan oleh Dokter Hewan.

  • Price | Maxim Pet Care

    Harga Kami memahami bahwa Anda juga perlu mengetahui seluruh harga jasa dan pelayanan kami di Maxim Pet Care. Seperti halnya berbelanja kebutuhan pribadi, Anda pasti akan memilih karena mengetahui harga tersebut sesuai atau tidak. Kami ingin lebih dekat dengan Anda, bahkan sebelum Anda memutuskan datang ke klinik Kami. Persetujuan Klien Read More Kami berjalan atas persetujuan Harapan Kami, semua keputusan Dokter Hewan akan menuntun Anda dalam memilih pilihan terbaik bagi pasien maupun klien melalui informed concern. Jasa konsultasi Dokter Umum 75.000 Konsultasi Jasa konsultasi Internist 200.000 Konsultasi Vaksin Tricat 200.000-250.000 Kucing Vaksin DHPPi 250.000-300.000 Anjing Vaksin Rabies 200.000 Anjing-Kucing Corona 220.000 Anjing Tes Mikroskopis Feses 50.000 Diagnostik Tes Mikroskopis Kulit 75.000 Diagnostik Tes Mikroskopis Natif 50.000 Diagnostik Tes Mikroskopis Darah 50.000 Diagnostik Tes Hematologi Lengkap 100.000 - 250.000 Diagnostik Tes Fungsi Kimia Darah 500.000 - 1000.000 Diagnostik Jasa Interpretasi Lab Internist 100.000 Interpretasi Lab Urinalisis 50.000-150.000 Diagnostik Tes Golongan Darah DEA 500.000 Paket Tes Tes Fluoresensi Mata 30.000 Diagnostik Test kit Ag / Ab Virus 150.000 - 300.000 Diagnostik Test kit Ab Parasit Darah 200.000 - 300.000 Diagnostik USG Kebuntingan 225.000 Diagnostik + Jasa USG Abdomen 350.000 Diagnostik + Jasa X-ray 500.000-750.000 Diagnostik + Jasa Skin Treat 50.000 Treatment Ear Treat 75.000 Treatment Eye Treatment 50,000 Treatment Infusi / Layanan Infus 150.000 Treatment Nebulizer 75.000 Treatment Test Kit Ag/Ab Virus 100.000 - 200.000 Diagnostik Konsultasi Vaksinasi Diagnostik Perawatan What Our Clients Say Name, Title "I'm a testimonial. Click to edit me and add text that says something nice about you and your services. Let your customers review you and tell their friends how great you are."

  • Template of Vet talks (Title) | Maxim Pet Care

    21 Apr 2021 Top 6 Penyakit Liver Kucing Drh Sherly Noviaria Hati (liver) merupakan organ terbesar regio abdomen mamalia, dan organ aksesoris terbesar sistem saluran pencernaan. Liver berperan dalam menjaga kesehatan dan berperan penting mengatur metabolisme tubuh si Kecil. Apa saja 6 penyakit liver kucing? Penyakit liver terjadi karena adanya gangguan penurunan fungsi organ liver secara bertahap. Penyakit liver yang sering dijumpai pada kucing antara lain hepatitis (peradangan pada hati), hepatomegali (pembesaran organ hati), sirosis (kerusakan hati end-stage), hepatic lipidosis , kolangiohepatitis , portosystemic shunt , dan tumor hati primer. Hepatitis dibedakan menjadi dua yaitu akut dan kronis. Hepatitis akut disebabkan oleh iskemia yang berkepanjangan, paparan toksin, dan gangguan metabolisme. Hepatitis kronis sering muncul dengan peningkatan enzim liver, berkala, dan manifestasi klinis. Berbagai macam penyebabnya antara lain keracunan tembaga (copper storage disease ), obat-obatan yang dapat merusak hati (hepatotoksik ), infeksi bakteri dan parasit darah. Adapun beberapa kasus memiliki penyebab yang tidak diketahui (idiopathic chronic hepatitis ). Peradangan hebat pada organ liver dalam waktu yang lama cenderung berkembang menjadi jaringan parut (fibrosis ) dan pada akhirnya organ liver mengalami kerusakan parah (sirosis ). Hepatomegali secara medis merupakan pembesaran organ hati melebihi ukuran normalnya, dan dapat disebabkan oleh adanya peradangan, kelainan pada penyumbatan aliran vena hepatica dan vena porta , maupun obstruksi saluran empedu. Obstruksi saluran empedu secara kronis dapat memperburuk fungsi liver. Hepatic lipidosis terjadi akibat gangguan metabolisme lemak, sehingga menimbulkan penumpukan lemak pada sel hati. Hepatic lipidosis sering terlihat pada kucing obesitas yang tiba-tiba berhenti makan. Perubahan nafsu makan secara mendadak menyebabkan cadangan lemak tubuh terakumulasi, kemudian mengalami gangguan fungsi organ, pembengkakan dan kerusakan yang meluas pada liver. Kemampuan kucing mencerna pekan berlemak sangat tinggi. Namun, kemampuan liver memetabolisme cadangan lemak tubuh sangat terbatas. 90 persen , penyakit lipidosis adalah konsekuensi sekunder dari penyakit utama seperti obesitas, diabetes, kanker, hipotiroidismus, pankreatitis dan penyakit ginjal . Kolangiohepatitis yaitu peradangan pada saluran empedu dan liver. Kolangiohepatitis lebih sering terjadi pada kucing yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang naik dari saluran pencernaan secara ascendens. Perjalanan penyakit ini tidak memandang segala usia, berjalan secara kronis dan progresif. Gejala yang muncul terjadi saat sudah parah dengan perut yang berisi tumpukan cairan (ascites), jaundice dan kondisi yang lemah. Tumor hati primer jarang terjadi pada kucing. Sifatnya dibedakan jinak atau ganas, sehingga sangat diperlukan pengambilan sampel biopsi jaringan tumor. Gejala yang muncul dapat berupa gejala umum pada gangguan fungsi liver. Portosystemic shunt merupakan kondisi pembuluh darah abnormal yang seharusnya tidak ada ketika lahir, persistent dan berkembang. Kondisi ini memungkinkan aliran darah dari usus secara parsial tidak masuk ke liver, karena adanya pembuluh darah abnormal (shunt ), sehingga racun dapat mencapai langsung ke otak tanpa dimetabolisme dulu oleh liver. Kondisi tersebut menyebabkan perilaku abnormal. Gejala Klinis Gejala klinis dari penyakit liver seringkali tidak jelas dan tidak spesifik, tergantung dari penyebab dan tingkat keparahannya. Umumnya gejala yang tampak yaitu berat badan yang menurun , lemas , muntah , demam , ascites , jaundice yang tampak di gusi, lidah, kulit, dan mata Diagnosis Penyakit liver dideteksi dengan pemeriksaan lanjut oleh dokter hewan antara lain pemeriksaan fisik, pemeriksaan hematologi, kimia darah, USG, Radiologi X-Ray, dan/atau biopsi jaringan . Dari hasil yang diperoleh dapat membantu menilai tingkat keparahan, fungsi organ liver, maupun penyebab potensial penyakit liver. Pengobatan Pengobatan penyakit liver sangat tergantung pada penyebabnya, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan dahulu oleh dokter hewan. Perawatan khusus dan suportif dapat membantu dalam banyak kasus termasuk cairan infus pada kucing yang dehidrasi, dukungan nutrisi yang cukup, dan medikasi yang dapat membantu mendukung fungsi organ liver. Dalam kasus anorexia , pemerian nutrisi melalui stomach tube sangat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil, dan diperlukan selama satu bulan atau lebih. Konsultasikan dengan dokter hewan kesayanganmu, agar rencana kesehatan si Kecil dapat terjamin. Editor: Drh Miko Widodo . Sumber Pustaka: Molly AW, Allison AS. 2015. Acute liver failure in dogs and cats. J Vet Emergency and Critical Care . 25(4): 455–473. Vincent T. 2016. Acute Liver Injury and Failure. Vet Clin Small Anim . 2016: 1-14.

  • Canine Herpesvirus

    Canine Herpesvirus, penyakit viral yang mematikan bagi anak anjing di minggu-minggu pertama kehidupan. Selengkapnya hanya di situs kami, Maxim Pet Care. Oct 2020 Mortalitas Anak Anjing Berhubungan Dengan Canine Herpes Virus Drh Miko Widodo Canine Herpesvirus (CHV), adalah virus DNA herpesvirus yang sering berasosiasi dengan tingkat mortalitas tinggi anak anjing. Apa itu Canine Herpesvirus? Canine Herpervirus (CHV) merupakan herpesvirus yang sensitive terhadap kebanyakan desinfektan (eter dan kloroform). Virus ini rentan di lingkungan, sehingga kontak langsung diperlukan untuk transmisi. Transmisi biasanya terjadi pada individu rentan, dengan anjing terinfeksi yang melepaskan virus melalui sekresi oral, nasal, dan vaginal. Hewan terinfeksi yang cukup baik imunitasnya, umumnya tanpa gejala (subklinis), namun melepas (shedding) virus dari sekretnya. Faktor Risiko Hewan rentan terkategori pada mereka yang sakit, malnutrisi, induk bunting, dan anak baru lahir. Resiko yang diperoleh adalah infeksi akut, yang juga dapat ditransmisikan secara in utero, pada janin atau anakan. Hal ini menghasilkan ciri khas abortus, stillbirth, dan kematian mendadak anak anjing. Namun, pada betina bunting yang pernah terinfeksi, tidak akan mentransmisikan infeksi. Tanda Klinis CHV biasanya menginfeksi anjing berumur 1-4 minggu hingga 3 bulan, dan jarang pada umur 6 bulan. Gejala dapat terlihat atau tidak, dengan onset tiba-tiba dalam 24 jam. Jika terdapat gejala klinis, maka letargi, diare, nasal-ocular discharge, conjunctivitis, edema korneal, erythematous rash, vaginitis-phostitis langka, dan lepuhan-lepuhan oral, dengan atau tanpa demam. Pnumonia secara radiograf terlihat pola interstisial pattern yang khas pada kebanyakan viral pneumonia. Perbedaan kontras pada penyakit viral lain adalah leukositosis dapat terjadi. Sindrom “kennel cough” dapat meliputi CHV pada kebanyakan anjing. Rhinitis hingga vaginitis dan phostitis umum disertai lepuhan vesicular. Pada anjing berumur 1-4 minggu, penyakit ini sangat mematikan, karena mereka belum memiliki sifat antibodi yang berkembang dan adaptif terhadap infeksi alami. Anak anjing bisa terinfeksi selama masa perkembangan janin dalam kandungan akibat induk terinfeksi trimester akhir, selama masa kelahiran, atau paparan langsung virus dilingkungan pada minggu-minggu pertama kehidupan. Kasus pada anjing 8 minggu hingga 12 minggu jarang terjadi, namun tetap rentan. Pada anjing dewasa, gejala tidak terlihat, namun dapat berkembang pada saluran respirasi atas dan bawah, berkembang bersama ‘kennel cough’. Studi Terkini Studi kasus patologi yang dilakukan oleh pathologist Edwards (2018), menunjukkan bukti nekropsi yang menarik. Studi ini mengoleksi bahan nekropsi sejumlah 2 dari 8 anak anjing yang telah meninggal ke Texas A&M Veterinary Medical Diagnostic Lab (TVMDL) . Anak-anak ini diestimasikan berumur dibawah 4 minggu. Dari total anjing tersebut, 6 anak lainnya telah meninggal, sebagian tanpa gejala, dan sebagian hanya hilang nafsu makan, disusul dengan kematian 12-24 jam kemudian. Sehingga, studi ini menyimpulkan tingat mortalitas hingga 75% terhadap anak-anak anjing rentan. Hasil nekropsi menunjukkan hasil kedua anak anjing memiliki lesion yang mirip. Kontras perubahan patologi anatomi adalah multifocal ekimosis hemorrhagik bilateral pada ginjal. Pada satu individu, terlihat hampir seluruh bagian ginjal mengalami pendarahan hebat (Lihat Gambar 1). Gambar 1 Foto lesi ginjal yang mengalami ptechie – ecchymotic, khas Canine Herpes Virus Kedua anak menunjukkan pendarahan ptekie pada hati dan usus, dan satu anak mengalami pneumonia sedang. Secara histopatologi, pada nefritis, hepatitis, dan pneumonia mengalami nekrosis, dengan atau tanpa hemorrhagi dan fibrinous. Badan inklusi intranuklear sangat langka ditemukan (Lihat Gambar 2). Gambar 2 Fotomikrograf menggambarkan nekrosis ginjal (area merah muda di tengah) dan pendarahan. Inset: Badan inklusi intranuklear di ginjal konsisten dengan virus herpes. Diagnosis Pertimbangan diagnostik perlu menjadikan Herpes Virus sebagai diferensial diagnostic mayor. Secara kimia darah lab, hepatitis dapat dibingungkan dengan infectious canine hepatitis (ICH), tapi tidak menyebabkan penebalan, edematus, pada kantung empedu. Selain itu, hasil kimia darah pada ginjal juga membingungkan pada neosporosis atau ICH, juga Distemper. CHV sangat identik pada kematian neonatal, dan mortalitas neonatal. PCR dapat digunakan untuk meneguhkan diagnosa, karena memiliki spesifisitas dan sensitifitas tinggi, dibandingkan HA, ELISA, dan IFA. Preparat atau isolate sampel didapat secara khusus pada post-mortem, isolasi paru, hati, ginjal, dan limpa secara kultur sel. Histopatologi dengan IFA dapat menunjukkan perubahan mikroskopik jaringan. Rencana Pengobatan Pengobatan terapi tidak terlalu menguntungkan pada anak anjing dengan infeksi akut-sistemik, dan prognosis pada anak yang bertahan harus dilindungi dan dijaga, karena kerusakan mungkin dapat permanen pada organ limfoid, orak, ginjal, dan hati. Berikan perawatan intensif, disertai pengaturan suhu ruang (35 C) dan kelembaban 50%, injeksi serum untuk imunisasi pasif per intraperitoneal, terapi supportif diperlukan, dan lesi kulit dengan acyclovir 5% dan lesi mata dengan cidofovir 0.5% dapat digunakan. Antivirus seperti vidarabine belum seutuhnya terbukti. Pencegahan dan Pengendalian Belum ada vaksinasi tersedia. Mencegah serangan virus pada anak anjing dilakukan selama masa kebuntingan induk trimester akhir, partus, dan tiga minggu awal kehidupan si kecil. Pada masa tersebut sangat kritis bila terpapar virus lingkungan, maka hindari anjing-anjing lain, dan tingkatkan hygiene – sanitasi individu dan lingkungan. Editor: Drh Miko Widodo Referensi: Edward E. 2018. High mortality in a litter of puppies: infection with canine herpesvirus. TVMDL. Creevy K E. 2013. Overview of canine herpesviral infection. MSD Vet Manual.

  • Fresh Graduate Paramedic

    Bagi Anda yang baru saja lulus sekolah vokasi Paramedik Veteriner, kami memberikan peluang bagi Anda yang ingin meningkatkan pengalaman kerja, soft skill, kesenangan dalam bekerja, dan mencitai Hewan lebih banyak, kami sangat membutuhkan talenta baru seperti Anda MAXIM OUR FIRM Start Your Career Now! Lulusan fresh graduate ? Cari tahu informasi karir disini Fresh Graduate Paramedic Seiring dengan berkembangnya Klinik, kebutuhan tenaga paramedis veteriner sangat meningkat. Bagi Anda yang ingin bergabung dengan firma kami Maxim Pet Care, Anda berada dibawah supervisi oleh Sembilan Dokter Hewan yang siap membantu Anda untuk mencapai target atau pencapaian perusahaan Klinik. Diharapkan Anda memiliki keinginan bekerja dalam dunia paramedis. Tidak hanya berani dengan hewan, namun menyukai, menyayangi, dan memahami bahwa sumber penghidupan perusahaan ini berasal darinya. Tentunya harus berpenampilan menarik, memiliki keramahan. Selain itu, harus piawai dalam mengerjakan tugas – tugas yang terjadwal maupun tidak, dan siap ditempatkan di Bogor ataupun di Cibubur. Cek peluang kerja disini: Peluang Kerja Lulusan fresh graduate ? Cek Karir atau We're Hiring Posisi Kirim Silahkan Cek Email Anda! Syarat Dokumen

bottom of page