Search Results

44 item ditemukan

Layanan (1)

  • Dr Drh Setyo Widodo

    Dr Drh Setyo Widodo adalah internist Maxim Pet Care, dengan 40 tahun pengalaman kerja

Tampilkan Semua

Vet Talks (22)

  • Warna-Warni Mata Kucing

    Warna - Warni Mata Kucing 3 May 2021 Warna mata kucing terletak di iris, bagian pada mata yang namanya diambil dari nama salah satu dewi Yunani, yaitu Iris “Goddess of Rainbow”. Warna mata kucing bergantung pada jumlah melanin dan aktivitas melanosit pada irisnya, dan merupakan hal genetis yang diturunkan dari ayah dan ibunya. Genetik yang berbeda berarti jumlah melanin dan aktivitas melanosit yang berbeda pula, sehingga setiap kucing akan memiliki warna mata berbeda, atau warna yang sama dengan intensitas warna yang berbeda. Melanin merupakan asam amino yang mengontrol pigmen mata, kulit, dan bulu. Semakin banyak jumlah melanin, akan semakin gelap warna mata, kulit, dan bulu si anabul. Namun, perlu diingat bahwa efek melanin mempengaruhi mata secara berbeda. Sehingga, kucing hitam bisa saja memiliki mata biru dan sebaliknya, kucing putih bisa saja memiliki warna mata orange. Warna mata seekor kucing dan kucing lainnya bisa saja sama, namun intensitas warna atau kecerahan warna yang muncul bisa jadi berbeda. Sehingga bisa saja satu kucing memiliki warna mata kuning pucat, sedangkan yang lain kuning gelap. Perbedaan intensitas warna yang muncul ini merupakan akibat adanya perbedaan tingkat aktivitas melanosit pada setiap iris kucing. Apakah Ras dan Warna Mata Berkaitan? Pada kasus tertentu warna mata dipengaruhi oleh ras. Warna mata kucing terbentuk secara genetis, seperti halnya dengan warna bulu. Ras tertentu hanya memiliki satu jenis warna mata. Contoh paling gampangnya adalah pada ras Siamese. Semua kucing Siamese memiliki warna mata biru dengan intensitas yang beragam. Umumnya, kucing purebred akan memiliki warna mata yang lebih intens dibandingkan dengan kucing moggy (campuran). Mengapa Warna Mata Si Kecil Berubah? Warna mata kucing yang “sesungguhnya” tidak serta merta akan langsung terlihat sejak si kecil membuka matanya. Semua kitten terlahir dengan warna mata biru keabuan. Warna mata yang sesungguhnya akan mulai terlihat saat si kecil menginjak usia 6 minggu dan akan semakin terlihat jelas saat menginjak usia 12 minggu. Warna Mata Kucing secara Umum Warna mata kucing memiliki spektrum yang sangat luas. Warna-warna ini tidak terlalu berbeda, sehingga mungkin akan sulit untuk menemukan warna mata yang spesifik. Mungkin saja seekor kucing memiliki warna mata yang terletak di antara dua warna. Secara umum, warna mata kucing yang dapat ditemukan adalah sebagai berikut: Biru Kucing bermata biru sebenarnya tidak memiliki melanin pada irisnya. Warna biru pada mata kucing beragam mulai dari biru muda hingga biru safir. Warna mata biru umum ditemukan pada kucing berbulu putih. Hal ini berkaitan dengan adanya gen dominan yang disebut “epistatic white gene”. Gen ini menghambat gen lain yang mengkode warna, alhasil tidak ada warna lain selain putih. Kucing berbulu putih dan bermata biru akibat adanya gen dominan memiliki risiko tinggi untuk menjadi tuli dibandingkan dengan kucing berbulu putih dengan mata berwarna hijau atau kuning. Hal ini dikarenakan gen yang mengkode warna bulu putih dan mata biru menyebabkan degenerasi pada cochlea telinga dalam beberapa hari setelah kelahiran. Beberapa ras kucing yang terkenal dengan mata birunya, yaitu ras Siamese dan Ragdoll. Adapun ras lain yang dapat memiliki mata biru, yairu American Shorthair, British Shorthair, Balinese, Persia, Maine Coon, dan Devon Rex. Ras Tonkinese memiliki warna mata biru yang tidak biasa, dan tidak bisa ditemukan pada ras lain. Hijau Warna hijau pada mata kucing dapat bervariasi mulai dari hijau kekuningan hingga hijau sejati, dan hijau yang bercampur dengan shade biru. Terkadang dapat ditemukan bintik-bintik keemasan atau kuning di dalam iris dari kucing bermata hijau. Mata berwarna hijau hanya memiliki sedikit melanin pada irisnya. Mata hijau dapat ditemukan pada ras Egyptian Mau yang memiliki mata berwarna hijau kekuningan. Kucing Havana memiliki mata hijau emerald, dan ras Russian Blue dapat memiliki warna mata hijau yang intens. Kuning Warna mata kuning adalah warna mata yang paling sering dijumpai pada kucing. Warna kuning pada mata kucing sangat beragam mulai dari warna hazel, kuning keemasan, kuning lemon, dan amber. Warna hazel adalah campuran warna hijau dan kuning keemasan. Warna mata ini sering ditemukan pada kucing liar di tempat bertemperatur tinggi, termasuk ras Lynx dan Bobcat. Warna mata hazel juga umum ditemukan pada kucing-kucing domestik. Ras yang dapat memiliki warna mata hazel yaitu ras Abyssinian, Bengal, Cornish Rex, dan Scottish Fold. Ras yang sering memiliki mata berwarna kuning atau amber yaitu Bengal, American Shorthair, Manx, British Shorthair, LaPerm, Bombay, Sphynx, dan Norwegian Forest. Ras Burmese dapat memiliki warna mata kuning keemasan yang sangat mencolok. Orange Warna mata orange merupakan warna yang terbentuk akibat aktivitas melanosit yang lebih kuat dibandingkan warna kuning. Kucing bermata orange cukup jarang ditemukan. Dari 10 kucing, mungkin hanya akan ada 2 kucing yang bermata orange. Ras seperti Devon Rex, Japanese Bobtail, American Wirehair, Maine Coon, dan the Turkish Van dapat memiliki warna mata orange. Copper (warna tembaga) Copper merupakan warna mata tergelap yang dapat ditemukan pada kucing. Warna mata ini merupakan perpaduan antara warna coklat muda dengan warna merah dan orange. Sama seperti warna mata orange, warna copper juga merupakan warna mata yang cukup langka. Japanese Bobtail, Maine Coon, Persian, Cornish Rex, dan Chartreux dapat memiliki warna mata copper yang mencolok. Odd eyes Istilah medis dari odd eyes adalah heterochromia iridium, yang berarti setiap iris memiliki warna yang berbeda. Hal ini bisa saja sebuah kondisi yang diturunkan, kongenital (kelainan genetis), atau diakibatkan oleh adanya kecelakaan atau luka pada mata. Kucing dengan odd eyes sangatlah langka. Warna mata odd eyes sering dijumpai pada kucing berbulu putih dengan epistatic gene. Umumnya, satu mata akan berwarna biru dan mata yang lain berwarna hijau, kuning, atau orange. Odd eyes dapat ditemukan pada bebagai ras, seperti Turkish Van, Japanese Bobtail, Persian, dan Sphynx. Dichroic eyes Kucing yang memiliki warna mata dichroic atau dichromatic, akan memiliki dua warna di setiap matanya. Dichroic eyes terjadi karena adanya perbedaan jumlah melanin pada bagian-bagian berbeda di iris. Dichroic eyes memiliki dua bentuk, yaitu “coloured halo” dan “pie slice”. Dichroic eyes bentuk coloured halo akan terlihat adanya warna berbeda yang berbentuk cincin yang mengelilingi pupil, contohnya warna hijau berbentuk cincin pada iris berwarna kuning. Sedangkan bentuk pie slice akan terlihat dua bagian warna yang terbagi seperti potongan pie dan lebih jarang ditemukan. Disusun oleh : Drh Gusnanda Maori Editor : Drh Mahardhiko Widodo

  • Hipotermia pada Puppies dan Kitties

    HIPOTERMIA PADA PUPPY DAN KITTEN Oleh Drh Sherly Noviaria 26 Apr 2021 Hai Pawrents! Taukah Anda kalau si Kecil itu tidak bisa mengatur tubuhnya sendiri setelah lahir? Ini adalah momen yang sangat kritis bagi si Kecil dalam penentuan masa awal kehidupan. Setidaknya hingga ia umur 3 sampai 4 minggu, ia dapat mengatur suhunya sendiri. Pengaturan suhu ini dikenal dengan Termoregulasi. Termoregulasi adalah mekanisme dimana mamalia mempertahankan suhu tubuh dengan pengaturan diri yang dikontrol secara ketat terlepas dari suhu eksternal. Pengaturan suhu dilakukan untuk mempertahankan suhu internal (dalam tubuh) yang stabil, bahkan ketika lingkungan eksternal (luar tubuh) mereka berubah, agar dapat bertahan hidup. Kira kira gimana kalau tubuh si Kecil tidak memiliki termoregulasi? Tubuh tanpa termoregulasi akan berhenti berfungsi. Jika kemampuan tubuh untuk melakukan termoregulasi terganggu, maka dapat menyebabkan panas berlebih (hipertermia) atau menjadi terlalu dingin (hipotermia). Kedua keadaan tersebut memiliki efek merusak pada berbagai sistem tubuh, yang paling signifikan adalah kekurangan suplai darah ke jaringan atau organ tubuh (iskemia), sehingga dapat menyebabkan kegagalan banyak organ. Termoregulasi diatur oleh hipotalamus yang melibatkan saraf aferen (sebagai reseptor) dan saraf eferen (penghantar impuls). Jika hipotalamus merasakan suhu internal menjadi terlalu panas atau terlalu dingin, maka secara otomatis akan mengirim sinyal ke kulit, kelenjar, otot, dan organ. Mekanisme hipotalamus dalam meningkatkan atau mempertahankan panas tubuh dilakukan dengan mengatur pengecilan lumen pembuluh darah (vasokontriksi), sedangkan dalam meningkatkan pelepasan panas dilakukan dengan pelebaran lumen pembuluh darah (vasodilatasi). salah satu contoh penyebab terjadinya penurunan suhu tubuh yaitu apabila hewan berada di lingkungan dingin dalam jangka waktu yang lama. Pada puppy dan kitten neonatal (yang baru lahir) sangat rentan terhadap perubahan suhu karena belum mampu mengatur suhu tubuhnya sendiri. Suhu normal untuk puppy dan kitten berkisar 38.0 – 39.0 ° C. Derajat hipotermia dibedakan menjadi ringan, sedang, atau berat tergantung pada seberapa rendah suhu tubuh di bawah kisaran normal. Umumnya hipotermia disebabkan oleh kontak terlalu lama dengan suhu lingkungan dingin yang ekstrim. Puppy dan kitten yang mengalami hipotermia umumnya ditandai dengan tidak mau menyusu, lesu, lemah, gemetar, memisahkan diri dari kelompok, dan sulit bernafas. Sangat penting untuk pawrents menyediakan lingkungan yang hangat untuk si kecil yang baru lahir. Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menaikkan suhu lingkungan yaitu dengan bantalan panas, infrared, lampu penghangat, inkubator, dan selimut hangat elektrik. Segera konsultasikan ke Vet untuk menentukan tingkat keparahan hipotermia si Kecil ya pawrents! Editor: Drh Mahardhiko Widodo Sumber Pustaka: Hoskins JD, Nicholson SS. 2001. Toxicology. In: Hoskins JD, ed. Veterinary pediatrics: dogs and cats from birth to six months. Philadelphia, Pa: WB Saunders Co, 2001:490-510. Root KMV. 2004. Examination of the small animal pediatric patient, in Proceedings. Soc Therio Annu Meet 2004:292-299.

  • Kenali Lebih Dekat dengan Ras Persian

    Persian Cat Drh Intan Maria Paramitha Modified, 10 Feb 2021. Hello there! Masih membahas mengenai ras kucing dan penyakit bawaannya. Pawrent's tentu tak asing dengan kucing ras Persian. Kucing ini memiliki karakteristik berbulu panjang dengan karakter khas pada wajah yang membulat dan berhidung pesek. Namanya diambil dari daerah asal kucing tersebut yaitu Persia atau nama lain dari Iran. Walaupun berasal dari Iran, rupanya kucing ini dikembangkan di Britania Raya dan Amerika Serikat usai perang dunia ke II. Dahulu ras Persian terbagi menjadi dua jenis yaitu kucing dengan warna perak cerah dan agak gelap. Seiring dengan perkembangan zaman, manusia mulai mengembangbiakkan kucing ini hingga terbentuklah kucing ras Persian dengan berbagai warna serta berbagai tingkat kedataran hidung. Namun demikian, hal inilah yang memungkinkan kucing Persian mengalami sejumlah masalah kesehatan bawaan. Berikut beberapa masalah yang mungkin terjadi pada Ras Persian: 1) Sakit Jantung Kardiomiopati atau kelemahan otot jantung merupakan penyakit bawaan pada ras persia, namun dapat juga terjadi akibat penyakit lain yang merusak jantung. Memahami gejala kucing memang penting namun kebanyakan kucing akan menyembunyikan rasa sakit yang mereka alami. Maka pemeriksaan rutin 2 kali dalam satu tahun menjadi kunci dalam mendiagnosa penyakit ini. 2) Aterial thromboembolism. Kucing dalam darahnya akan terdapat gumpalan darah akibat penyakit jantung yang diderita. Gumpalan darah ini secara alami akan beredar dan terbawa mengikuti aliran darah dan menyumbat pembuluh darah kecil, menyebabkan kepincangan sesaat, jika terjadi di pembuluh darah di kaki. Jika kucing mengalami gejala tiba tiba tidak bisa berjalan di satu kaki, jangan menunggu, segera bawa ke dokter hewan untuk diperiksa. 3) Feline Lower Urinary Tract Disease. Kami lebih suka menyebutnya FLUTD atau penyakit sulit buang air kecil. Diluar dari kebiasaan 'marking and spraying" pada kucing Jantan, penyakit ini lebih mudah diperhatikan pada kebiasaannya buang air kecil. Ketika kucing yang terlatih menggunakan kotak pasir untuk buang air kecil tiba tiba buang air di luar kotak pasir atau di tempat yang tidak seharusnya, segeralah bawa kucing tersebut ke dokter hewan terdekat. Gejala ini dapat menjadi “tanda” bagi pemilik kucing bahwa kucing tersebut sedang mengalami gangguan urinasi. 4) Brachycephalic Syndrome. Persian dikenal dengan hidungnya yang pesek dan kepala yang kecil (brachycephalic). Oleh sebab bentuk anatominya, kucing ini rentan mengalami gangguan pernapasan. Bagaimana mengetahui apakah si Kecil mengalami sindrom ini? Beberapa kucing tidak akan menunjukkan gejala. Namun, beberapa diantaranya “ngorok” saat tidur, atau bahkan kesulitan tidur terutama saat terjadi infeksi. 5) Polycystic Kidney Disease. Polycystic Kidney Disease (PKD) atau gangguan akibat kista pada ginja merupakan penyakit bawaan atau keturunan ras Persian yang disebabkan kerusakan gen. Kejadiannya berupa tumbuhnya kista pada ginjal sejak kucing dilahirkan yang menyebabkan ginjal membesar dibandingkan ukuran normal. Gejala biasanya baru muncul pada umur rata rata 7 tahun. Gejalanya berupa penurunan berat badan mendadak, muntah, banyak minum dan kesehatan menurun. Kucing persia disarankan untuk menjalani tes kesehatan rutin berupa cek darah untuk menentukan fungsi ginjal lebih awal. USG menjadi pilihan utama dalam mendiagnosa penyakit ini. 6) Lysosomal Storage Disease. Penyakit ini terjadi akibat kelainan genetik yang mencegah pembentukan enzim tertentu yang dibutuhkan dalam metabolisme tubuh. Enzim ini normalnya memecah bahan racun dan zat sisa dalam tubuh sehingga dapat dibuang keluar tubuh secara alami. Namun kucing dengan LSD malah akan mengumpulkan racun dan zat sisa tersebut. Racunnya kemudian meracuni sel syaraf, mengakibatkan pembengkakan syaraf sehingga fungsinya menurun. Anak kucing biasanya terlahir normal, namun beberapa bulan kemudian, awal gejala seperti gangguan keseimbangan, gangguan penglihatan, kejang kejang, hinggal gagal tumbuh mulai terlihat. 7) Hip Dysplasia Penyakit ini sering terjadi pada anjing namun tak jarang terjadi pada kucing terutama ras Persian. Displasia adalah penyakit keturunan yang mengakibatkan perubahan bentuk sendi panggul hingga menyebabkan radang sendi. Jika pawrents ingin merawat kucing Persian, tanyakan pada pemilik awalnya apakah orang tua kucing tersebut pernah didiagnosa mengalami hip dysplasia, karena lebih cepat penyakit ini diketahui, lebih mudah penyakit ini ditangani. Deretan penyakit tersebut tak lantas menjadi patokan bahwa setiap kucing Persian akan mengalami hal tersebut, namun pengetahuan akan penyakit bawaan yang dimiliki masing masing ras perlu dipahami oleh pawrents agar dapat menjadi pertimbangan dalam memelihara hewan tersebut. Editor: Drh Mahardhiko Widodo

Tampilkan Semua

Vet Brief (21)

  • Fresh Graduate Paramedic

    MAXIM OUR FIRM Start Your Career Now! Lulusan fresh graduate ? Cari tahu informasi karir disini Fresh Graduate Paramedic Mohon maaf, untuk saat ini lowongan Paramedik Veteriner sedang tidak ada. Namun Anda tetap dapat mengajukan lamaran melalui email Hello@maximpetcare.com , dengan menyertakan dokumen subjek "Lamaran Maxim Pet Care" Anda juga dapat melakukan pengisian form "We're Hiring" dibawah ini. Syarat dokumen yang perlu dilampirkan dapat diketahui dibawah ini. Cek peluang kerja disini: Peluang Kerja Lulusan fresh graduate ? Cek Karir atau We're Hiring Posisi Staff & Administrasi Kennel Boy - Groomer arrow&v Kirim Silahkan Cek Email Anda! Syarat Dokumen

  • Klinik Hewan | Bogor & Cibubur | Maxim Pet Care | Indonesia

    Make an Appointment Dr Drh Setyo Widodo Spesialis Penyakit Dalam 1 jam Mulai Rp 200.000 Mulai Rp 200.000 Minta Memesan Buat Janji Find Exact Diet 15 % Vitamin-Mineral 32 %. Meat Protein 15% Karbohidrat 30%. Lemak Temukan Diet Education Updates Maxim Vet Mei 4 4 mnt Warna-Warni Mata Kucing 246 0 Postingan tidak ditandai sebagai disukai Maxim Vet Apr 29 2 mnt Hipotermia pada Puppies dan Kitties 25 0 Postingan tidak ditandai sebagai disukai Maxim Vet Feb 10 3 mnt Kenali Lebih Dekat dengan Ras Persian 36 0 Postingan tidak ditandai sebagai disukai Maxim Vet Feb 9 2 mnt Kenal Lebih Dekat dengan Ras Maine Coon 55 0 Postingan tidak ditandai sebagai disukai Selengkapnya Vet Talks Feline Panleukopenia Virus BACA Ringworm pada Kucing BACA Social Media "Menjadi andil dalam memenuhi kebutuhan dan perlindungan, serta menjadi kerabat hangat si kecil" Maxim Pet Care. We're here! Maxim Pet Care Bogor Maxim Pet Care CitraGran Pet Service Cibubur. Hello@maximpetcare.com WhatsApp 0851-0346-4086 Ruko Citywalk 2 Citragran, No 17, Cibubur Mon to Sat: 09.00 - 17.00 Sun: 09.00 - 16.00 Holiday: 09.00 - 15.00 What we do Contact Us! 01 VET CONSULT 02 PET EXAMINATION 03 PET SHOP 04 GROOMING Our Facilities Konsultasi VET CLINIC Clinic Tour 1 Minutes Clinic Tour Contact us! Hello@maximpetcare.com WhatsApp 0851-01-813-813 Pandu Raya 173, Tegal Gundil, Bogor Utara. Jawa Barat ID 16152 Sun to Sat: 08.00 - 21.00 Sun: 08.00 - 19.00 Holiday: 08.00 - 17.00 ​ ​ About. Sejak 2009, klinik ini telah berdiri dan dikenal dengan nama Klinik Hewan Dr. Setyo Widodo Dkk. Kami andil dalam merawat hewan kesayangan anda, dan #MaximVet kami yang melindunginya Read More

  • CarrierMaxim

    Our Firm Peluang Karir Peluang Staff Kami membuka peluang bagi staff administrasi dan resepsionis. Di Maxim Pet Care, Anda dapat mengembangkan soft skill yang Anda miliki dan meningkatkan kemampuan sosial-komunikasi, sebagai Costumer Service terbaik. Kami sangat membutuhkan talenta baru seperti Anda Cari Tahu Peluang Fresh Graduate Vet-Med Bagi Anda yang baru saja lulus Dokter Hewan, kami memberikan kesempatan bergabung dengan kami, sebagai klinik yang berkembang, kami membutuhkan talenta baru seperti Anda Cari Tahu Peluang Fresh Graduate Paramedic Bagi Anda yang baru saja lulus sekolah vokasi Paramedik Veteriner, kami memberikan peluang bagi Anda yang ingin meningkatkan pengalaman kerja, soft skill, kesenangan dalam bekerja, dan mencitai Hewan lebih banyak, kami sangat membutuhkan talenta baru seperti Anda Cari Tahu Peluang Peluang Kennel Boy / Groomer Kami membuka peluang bagi Anda yang memiliki keberanian dengan Hewan, untuk bersahabat lebih erat dengan Hewan dan menyukai pekerjaan keseharian dengan Hewan. Cari Tahu Peluang

Tampilkan Semua